Cerita Teatrikal Puisi Dan Seni Ramaikan Pembukaan Kemah 1000 Tenda

BANYUANYAR – Opening ceremony perkemahan 1000 tenda Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo di Bumi Perkemahan Hutan Jatiraya P-25A Desa Tarokan Kecamatan Banyuanyar, Jum’at (26/7/2019) malam berlangsung meriah, aman, tertib dan lancar.

Pelaksanaan opening ceremony yang terasa sangat kental dengan balutan seni tersebut seakan menghipnotis 7000 lebih peserta perkemahan 1000 tenda malam itu. Rangkaian acara begitu padat, namun terasa begitu mengalir bersama alunan musik etnik kreatif dan balutan cerita teatrikal puisi dengan tajuk Kerajaan Cinta.

Tak terkecuali Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Drs HA Timbul Prihanjoko yang juga nampak larut dalam pentas seni dan atraksi-atraksi lainnya dari para anggota pramuka itu. Bahkan Kak Timbul yang malam itu hadir membuka secara resmi kegiatan perkemahan mengklaim kegiatan tersebut baru pertama diadakan di Jawa Timur, bahkan boleh dibilang baru pertama di Indonesia.

Dalam sambutannya Kak Timbul sangat mengapresiasi kekompakan dan komitmen seluruh panitia pelaksana dalam merangkai acara opening ceremony ini. Sajian seni dan konsep yang dibangun didalamnya juga dinilainya sangat berkelas dan profesional. Atraksi yang disajikan juga sangat menarik, salah satunya adalah atraksi Single Roof Teknik (SRT) yang diperagakan oleh anggota pramuka putri.

“Atas nama pribadi dan Kwarcab Probolinggo kami sampaikan selamat dan terima kasih kepada seluruh yang terlibat dalam acara ini.Terus terang saya hanya bisa tertegun dengan seluruh penampilan adik-adik pramuka kita, seluruhnya terkolaborasi dan tersaji dengan apik,” puji Kak Timbul diikuti riuh tepuk tangan sebanyak 7000 lebih peserta kemah 1000 tenda.

Pada kesempatan tersebut Kak Timbul juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo, agar jangan ragu-ragu untuk menitipkan anak-anaknya kepada para pelatih dan pembina pramuka. Selain untuk mendidik dan mencetak pribadi-pribadi Pancasila, gerakan pramuka juga bisa sebagai penyaluran kreatifitas dan bakat.

“Ayo bergabung pramuka, dengan segala kesederhanaannya, namun pramuka terbukti kreatif dan mampu melakukan segalanya. Dalam kepramukaan anak-anak kita dilatih dan dididik menjadi karakter yang kuat dan tangguh,” tandasnya.

Singkatnya, suasana hutan produktif Perhutani P-25A pada malam opening ceremony itu terasa begitu gebyar dan penuh semangat. Beberapa atraksi seni pada acara tersebut diantaranya adalah, Teatrikal puisi, Tari Glipang, Tari Rerere, kreatif dance, PBB Kreasi, atraksi silat dan olah tenaga dalam, yang kesemuanya terangkai dengan musik etnik yang sangat segar. (dra)