Kedinasan

Gelar Evaluasi Pelaksanaan UN SMP/MTs

MARON – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat evaluasi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs tahun pelajaran 2018/2019 di aula SMPN 1 Maron, Senin (11/11/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh 215 orang Kepala SMP Negeri/Swasta se-Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi tentang kebijakan tentang RPJMD 2018-2023, evaluasi dan teknis pendataan calon peserta sampai pelaksanaan Ujian Nasional.

Dalam kegiatan tersebut yang dibahas masalah kegiatan tahun kemarin, sehingga tahun depan bagaimana meminimalisir kesalahan dari kegiatan kemarin untuk tahun depan. Untuk peningkatan mutu banyak untuk mengadakan try out dan peningkatan kompetensi guru. Krena selama ini untuk Kabupaten Probolinggo masih menempati urutan ke-33 di wilayah Jawa Timur untuk rata-rata nilai ujian.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Sudarsono mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir kendala-kendala Ujian Nasional tahun kemarin, menyamakan persepsi untuk meningkatkan kualitas nilai ujina tahun depan serta peningkatan mutu guru. “Kesulitannya selama ini, kita sudah baik tetapi ada daerah lain yang jauh lebih baik. Sehingga kita tetap berada pada rangking tersebut,” katanya.

Tindak lanjut dari kegiatan ini jelas Sudarsono, pihaknya akan melakukan pembinaan baik di dalam sub rayon satuan pendidikan agar supaya kegiatan di lembaga itu lebih ditingkatkan. Karena adanya rayon Kabupaten Probolinggo tentunya ada sub rayon. “Harapan ke depan nilai ujian anak-anak lebih baik, baik rata-rata di tingkat Kabupaten Probolinggo ataupun tingkat Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Sudarsono menambahkan untuk menambah keberhasikan di sekolah ada yang mengadakan bimbel (bimbingan belajar), pelatihan try out 1, 2 dan 3 serta lembaga sekolah. Disamping MKKS untuk melaksanakan secara mandir.i

“Harapannya anak-anak disupport dan mengurangi hal-hal negatif. Paling tidak ketika belajar kelompok harus dipantau dengan baik. Terlebih ada komunitas mata pelajaran dengan guru mata pelajarannya,” pungkasnya. (wan)

Back to top button