Seleksi Minat, Bakat, Kreatifitas Seni dan Olahraga PAUD

Dinas Pendidikan (Dispendik) menggelar seleksi Lomba HAN (Hari Anak Nasional) tingkat Kabupaten Probolinggo tahun 2019 di Alun-alun Kota Kraksaan, Selasa (30/4/2019). Selain untuk memperingati HAN, kegiatan ini digelar untuk memeriahkan Hari Kartini dan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-273 tahun 2019.

Kegiatan pembinaan minat bakat dan kreatifitas olahraga dan seni Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini diikuti oleh 144 orang peserta didik yang terdiri dari masing-masing lomba diwakili oleh 6 peserta didik se-Kabupaten Probolinggo. Mereka akan mengikuti 5 (lima) jenis lomba meliputi lomba menyanyi tunggal putra/putri, lomba finger print putra/putri, lomba syair putra/putri, lomba egrang bathok putra, lomba egrang bathok putri serta lomba memindah dingklik putra/putri.

“Seleksi Lomba HAN tahun 2019 ini bertujuan untuk mewujudkan kreatifitas dan inovasi bagi guru TK serta meningkatkan minat bakat peserta didik bidang olahraga dan seni di Kabupaten Probolinggo,” kata Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dispendik Kabupaten Probolinggo Sulastri.

Sementara Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengatakan lomba seleksi HAN ini dilaksanakan secara berjenjang mulai tingkat kecamatan dan juaranya ditampilkan pada tingkat Kabupaten Probolinggo. Masing-masing kriteria diambil 6 (enam) terbaik.

“Nanti juara di tingkat Kabupaten Probolinggo akan dibawa ke tingkat Provinsi Jawa Timur dan pada bulan Juli 2019 di tingkat nasional. Mudah-mudahan anak-anak Kabupaten Probolinggo bisa berprestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur dan nasional,” katanya.

Menurut Dewi, fokus pada seleksi lomba HAN ini diantaranya melatih ketrampilan dan kesenian serta gerak motorik anak. Harapannya semoga anak-anak Kabupaten Probolinggo bisa menjadi anak-anak yang terampil, sehat dan cerdas serta bakat minat dan olahraga terasah sejak kecil.

“Pesan saya kepada para orang tua, mendidik anak tidak hanya dipercayakan kepada lembaga pendidikan saja, support orang tua dan pendidikan keluarga tetap harus diperhatikan. Terutama gizi anak harus diperhatikan agar terhindar dari stunting yang saat ini sedang marak,” pungkasnya.

Setelah dilakukan penilaian oleh dewan juri, untuk lomba menyanyi tunggal juara 1 diraih Yenifa Salsabila dari Kecamatan Dringu, juara 2 diraih Marsya W dari Kecamatan Sukapura dan juara 3 diraih Jannet Aura R dari Kecamatan Kraksaan. Untuk lomba finger print, juara 1 diraih M.Haikal Lazuardi dari Kecamatan Gending, juara 2 diraih Afika Marsya Putri dari Kecamatan Dringu dan juara 3 diraih Khayla NH dari Kecamatan Kraksaan.

Selanjutnya untuk lomba syair, juara 1 diraih Zaskya Azka Salsabila dari Kecamatan Sukapura, juara 2 diraih A.Mikail A. dari Kecamatan Krucil dan juara 3 diraih Ana Niswa dari Kecamatan Lumbang. Untum lomba memindah dingklik, juara 1 diraih Imelia Ramadani dari Kecamatan Maron, juara 2 diraih Rafasya Aqila Wijaya dari Kecamatan Kraksaan dan juara 3 diraih Mohammad Andhani dari Kecamatan Banyuanyar.

Kemudian untuk lomba egrang bathok putra, juara 1 diraih Muhammad Rizky dari Kecamatan Tiris, juara 2 diraih Muhammad Rico Afandi dari Kecamatan Gading dan juara 3 diraih Faeyza Bahtiar Arisandi dari Kecamatan Besuk. Serta lomba egrang bathok putri, juara 1 diraih Aira Putri Izzatul Aliya dari Kecamatan Sukapura, juara 2 diraih Fatimatuz Zahro dari Kecamatan Krejengan dan juara 3 diraih Ayumusthi Prabajati dari Kecamatan Dringu.

Masing-masing juara mulai dari juara 1, 2, 3, harapan 1 dan harapan 2 untuk setiap lomba mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan. Selain itu diserahkan pula Piala Best Practice dan Story Reading. (wan)

Pemenangnya selengkapnya adalah sebagai berikut :