Siswa PAUD, TK dan RA Besuk Ramaikan Gerak Jalan Semi Karnaval

Ribuan warga Kecamatan Besuk terkesima sekaligus memberikan apresiasi atas aksi kreasi anak PAUD, TK dan RA se-Kecamatan Besuk dalam kegiatan gerak jalan semi karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan RI tahun 2019, Rabu (21/8/2019) pagi.

Atas kegiatan tersebut jalan protokol Kecamatan Besuk mulai dari pertigaan Desa Randujalak hingga perempatan jembatan Besuk ditutup total. Sebanyak 69 lembaga setingkat PAUD (KB, TP, TK, RA dan BA) bersama orang tuanya, guru-gurunya dan peserta didik tumpah ruah di jalan protokol Randujalak-Besuk Kidul sejak pukul 06.00 hingga 08.30 WIB.

Mereka berpakaian pernak-pernik, dihias, kreatif dan yel-yel penuh semangat mengemas kegiatan gerak jalan semi karnaval dalam rangka HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 di Kecamatan Besuk.

Kegiatan ini terwujud atas ide gagasan bersama organisasi mitra pendidikan se-Kecamatan Besuk meliputi Himpaudi, IGTKI dan IGRA dengan mengikutsertakan semua lembaga pendidikan yang dinaunginya. Mereka dibimbing dan didampingi oleh para pembina, pengawan dan penilik serta dipadukan dengan kepanitiaan PHBN HUT Kemerdekaan RI Kecamatan Besuk.

Turut hadir, menyaksikan dan sekaligus melepas secara resmi di atas penggung kehormatan Camat Besuk Puja Kurniawan didampingi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Hj. Nur Azise, Sekretaris Kecamatan Besuk A’at Kardono, Korwil Bidang Pendidikan, Penilik, Pengawas TK, SD, RA serta Ketua Umum PHBN Kecamatan Besuk H. Didik Mustadi.

Kurang lebih pukul 07.30 WIB dilepas diawali dari barisan peserta didik, bersama orang tua dan gurunya dari lembaga PAUD (KB, TP dan SPS). Kemudian dilanjutkan barisan TK dan RA. Mereka terlihat smile, happy dan smart berjalan berurutan, bernyanyi, berpenampilan kreatif sepanjang jalan start depan Bank Angga Besuk hingga finish halaman kantor Kecamatan Besuk.

Dalam sambutannya Camat Besuk Puja Kurniawan sangat mengapresiasi kegiatan gerak jalan semi karnaval usia PAUD ini. Tanpa kebersamaan orang tua, guru dan masyarakat serta seluruh petugas tidak akan bisa melaksanakan even sebesar ini.

“Disamping itu, kegiatan ini dimaksudkan menjadi proses pembelajaran, pengenalan sejarah perjuangan bangsa, merawat kemerdekaan dan stimulasi sejak dini pendidikan cinta tanah air dan bangsa Indonesia,” katanya.

Sementara Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo meniliai even ini sebagai media informasi, publikasi dan interaksi sosial akan peningkatan dan layanan pendidikan anak usia dini di Kecamatan Besuk baik melalui PAUD non formal, TK dan RA.

“Selain itu sebagai media belajar dan bermain out door, bahkan multipel efek pada stimulasi semua organ/motorik, emosional, seni budaya, karakter, keterpaduan stimulasi ide, langkah peserta didik, guru dan orang tuanya,” katanya.

Massajo menjelaskan kegiatan ini berisi pesan moral kepada orang tua dan masyarakat tentang pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak meliputi hak hidup, perlindungan, tumbuh kembang dan hak partisipasi. “Artinya anak-anak usia dini juga diberi panggung dan ruang yang sama dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia melalui even Agustusan,” jelasnya.

Kegiatan ini menghadirkan tim juri lomba/penilai yang disebar sebanyak 5 orang dengan kriteria penilaian meliputi keunikan dan kreativitas, kolaborasi ibu dan anak serta kerapian barisan. Diharapkan kegiatan gerak jalan semi karnaval tahun ini menjadi gambaran kemajuan, kreatifitas dan sportifitas dalam pengelolaan pendidikan, terjalin kemitraan yang lebih baik dan lebih sukses.

“Harapannya tahun depan lebih meriah dan lebih sukses lagi, terutama keteraturan, ketertiban pengendara roda dua dan pedagang keliling yang masih ikut membuntuti barisan anak-anak, sehingga kurang peduli atas kerapihan walaupun sudah diingatkan dan dicegah,” harapnya. (wan)