Sosialisasi Program PTK PAUD dan PNF

KRAKSAAN – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi program Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) tahun 2020, Kamis (30/1/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta terdiri dari unsur IPI (Ikatan Penilik Indonesia), Pengawas TK, IGTKI, Himpaudi, PKG (Pusat Kegiatan Gugus) dari 6 kecamatan (Besuk, Kotaanyar, Kraksaan, Gending, Tongas dan Krucil), perwakilan kepala TK dari 6 kecamatan (Kraksaan, Besuk, Pakuniran, Paiton, Kotaanyar dan Gading) serta perwakilan Kepala PAUD dari 5 kecamatan (Pajarakan, Maron, Gending, Gading dan Dringu).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi melalui Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD, PNF Massajo mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan gambaran terkait perencanaan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2020. “Secara garis besar, ada 8 (delapan) kegiatan pokok yang akan dilakukan selama tahun 2020,” katanya.

Ke-8 program tersebut diantaranya, peningkatan kompetensi PTK PAUD melalui program PKP (Peningkatan Kompetensi Pembelajaran) dan PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan). Peningkatan kompetensi PTK PNF termasuk tutor kesetaraan, narasumber dan instruktur LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan).

Selanjutnya, seleksi calon pengawas sekolah jenjang TK, SD dan SMP serta seleksi calon kepala TK. “Khusus untuk seleksi calon pengawas sekolah dan kepala TK ini masih harus menunggu petunjuk teknis (juknis) dari LP2KS (Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah),” jelasnya.

Kemudian ada program pembinaan dan penyaluran bantuan Bosda ke Lembaga PAUD, seleksi guru dan PTK berprestasi, pembinaan dan evaluasi kinerja Penilik, Pengawas TK, Pamong Belajar dan Tutor serta diklat penguatan kepala sekolah.

“Disamping itu juga ada program inovasi yang disinergikan dengan mandatory Ibu Bupati Probolinggo tahun 2020. Dimana pada tahun 2020, desa menganggarkan diklat guru PAUD melalui dana APBDes. Setiap desa harus menyertakan 2 (dua) orang guru PAUD untuk mengikuti diklat dasar dan percepatan penurunan stunting terintegrasi dengan lintas sektor di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, tepatnya pada tanggal 4 hingga 7 Pebruari 2020, Dispendik Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI akan mengadakan bimbingan teknis (bimtek) guru PAUD bagi 20 orang.

“Bimtek ini mengambil tema pemanfaatan video pembelajaran. Bagaimana guru PAUD dilatih kreatif dalam memanfaatkan video pembelajaran untuk anak usia dini. Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan di SKB Kraksaan,” terangnya.

Harapan dari bimtek ini terang Massajo, para guru PAUD bisa menjadi fasilitator atau narasumber untuk kemudian menyebarluaskan ilmu dan ketrampilannya dalam kegiatan PKG PAUD dan gugus PAUD se-Kabupaten Probolinggo secara terjadwal.

“Melalui sosialisasi ini kami berharap mereka mampu menyamakan persepsi tentang capaian dan evaluasi program tahun 2019, mengoptimalkan sedari awal tentang gambaran program tahun 2020, menentukan strategi apa yang akan dilakukan untuk mensukseskan program tahun 2020 serta secara khusus ada sosialisasi ke masing-masing kecamatan terkait kuota Bosda PAUD,” harapnya. (wan)