Info GTKKedinasanPendidikan

Dinas Pendidikan Berikan Pembinaan dan Insentif Guru Pembimbing Khusus Sekolah Inklusif

KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan pembinaan guru pembimbing khusus sekolah inklusif di Aula SDN Semampir I Kraksaan Kecamatan Kraksaan, Kamis (27/5/2021).

Pelaksanaan pembinaan ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat mulai dari pengukuran suhu tubuh, sering mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir, memakai masker serta menjaga jarak aman.

Kegiatan ini dihadiri oleh 76 peserta yang merupakan Guru Pendamping Khusus di lembaga penyelenggara sekolah inklusi. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD Dispendik Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati dan Koordinator Guru Pendamping Khusus Muhammad Taufik.

Selama kegiatan mereka mendapatkan materi kebijakan tentang pendidikan inklusif, konsep pendidikan inklusif, pendampingan yang diperlukan dan juga disertai pemberian honorarium pendamping guru pembimbing khusus.

Dalam sambutannya Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD Dispendik Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan bagi guru pendamping, karena setiap anak mempunyai kekurangan yang berbeda, tentunya penanganannya pasti berbeda.

“Menangani anak-anak di sekolah inklusif ini harus mempunyai empati dan kasih sayang yang tinggi. Karena memang anak berkebutuhan khusus perlu perhatian lebih. Oleh karena itu, diharapkan semua sekolah bisa menjadi sekolah inklusif dan mau menerima anak-anak berkebutuhan khusus sehingga tidak harus ke SLB (Sekolah Luar Biasa),” katanya.

Menurut Like, pemberian honor ini bukan merupakan gaji, melainkan insentif sebagai ucapan terima kasih pemerintah kepada para guru-guru pendamping yang telah bersusah payah dan sabar mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Honorarium GPK diberikan selama 8 bulan karena 2 bulan pertama tidak ada aktifitas pendampingan dan 2 bulan berikutnya libur semester dengan besaran Rp 250.000 tiap bulan,” pungkasnya.

Back to top button